tanyakan saja ama tuhan

Auto Date Monday, April 30th, 2012

artha.web.id

sebuah kalimat sederhana muncul dari bibir mungil Raditya “tanyakan aja nak e ama Tuhan” saat saya bertanya Raditya sudah sembahyang belom? pertama kalinya Raditya jawab sudah pak … rasa ndak percaya muncul dan kembali saya pun bertanya, udah sembahyang? dijawabnya lagi sudah tadi, waktu bapak ke depan, kok rasanya ndak percaya ya, si Raditya mau sembahyang sendiri tanpa disuruh, saya kembali bertanya “bener udah sembahyang?” dengan santainya Raditya menjawab tanyakan saja ama tuhan

walah-walah …… klo sudah gitu udah deh nyerah saya, percaya dah …. ini merupakan pelajaran bari saya sebagai bapak Raditya untuk menumbuhkan rasa percaya terhadap anak, mengakui keberadaannya, bukan semata-mata hanya seorang anak kecil. raditya bagi saya bukan hanya seorang anak, namun juga adalah saudara (adik) serta seorang teman. Raditya terkadang menasehati saya untuk beberapa hal yang menurut dia saya telah berbuat tidak baik. terkadang meminta saya untuk meminta maaf saat saya berbuat salah terhadap mamanya. Saya tahu ibunya ndak mempengaruhi Raditya, pernyataan ini muncul secara spontan dari bibir manisnya Raditya, namun namanya anak usia 4 tahun sifat anak-anaknya tetap saja masih ada dan kadang mendominasi.

disinilah peran saya untuk menempatkan Raditya pada posisi yang tepat, kapan sebagai anak yang harus diarahkan bahkan diatur, saat apa ditempatkan sebagai seorang sahabat, mendengarkan dan memberi saran atas keluh kesah tatkala ada permasalahan saat bermain dengan teman-temannya. Harapan saya adalah Raditya tetap mempercayai saya, menjadi tempat untuk menumpahkan uneg-uneg dan menjadi peneduh atas segala halĀ  yang dialaminya.


Tinggalkan Komentar Anda


Search
Categories
bash (1)Ms Windows (3)