obrolan malam minggu (3)

Auto Date Thursday, February 9th, 2012

saya merasa nyaman berdiskusi dengan bapak, bapak bisa sebagai pendengar yang baik, bisa memberi tanggapan maupun masukan dengan bijak, hal inilah yang membuat saya merasa nyaman untuk berdiskusi dengan bapak

Cerita bapak begitu banyak tentang kehidupan dan menjalani kehidupan ini, perjuangan liku-liku hidup bapak yang baik maupun yang kurang baik. semua diceritakan untuk kami (saya dan sepupu) untuk memberikan gambaran apa saja yang baik silahkan di tiru namun yang kurang baik jangan diikuti. seperti misalnya penggunaan mirah delima dalam menjaga diri. Bapak mendapatkan benda ini dari ajakan temannya. “de kamu khan sekarang merantau ke Jakarta, untuk jaga-jaga sebaiknya kamu isi tubuhmu dengan benda ini (mirah delima maksudnya)” ajakan teman bapak. Bapak yang merasa tidak perlu, ya menolak saran temannya. namun teman bapak sangat ngotot dengan menyatakan coba aja deh dulu, kalau tidak suka buang. Menurut bapak “perkakas” tersebut memang berfungsi dengan sangat baik. dari menjaga diri, menundukan atasan yang kejam, sampai mendatangkan penumpang (Bapak di Jakarta kerja sebagai sopir Bus kota), namun bisikan nurani bapak tidak nyaman dengan “perkakas” tersebut, yang membawa bapak bertemu dengan seorang nenek (asal Bali) yang kaget akan kekuatan dan akibat dari “perkakas”, dan sangat menyarankan untuk melepaskan diri dari “perbudakan” ini. “Dek, kamu diberi kemudahan, kekuatan phisik, namun suatu ketika dia akan meminta imbalan.” sang nenek menyarankan untuk segera membuang dan melepaskan diri dari “perkakas” tersebut. Bapak yang memang sejak awal merasa tidak perlu “perkakas” tersebut minta bantuan sang nenek, nah dengan dibantu sang nenek bapak melepas diri dari belenggu “perkakas” dan kembali hidup menjadi umat manusia.

Petuah yang sangat saya ingin teladani adalah belajar menjadi orang yang “sabar, pemaaf dan iklas” (yang satu ini saya tidak bisa tulis dengan lengkap, karena semua ini berpulang pada diri sendiri, namun saya belajar dan belajar untuk menjadi Penyabar, Pemaaf dan Iklas dalam hidup dan kehidupan ini)

Malam makin larut, sepupu saya pamitan untuk tidur karena esok pagi-pagi musti buka warung, dan bapak pun menyarankan saya untuk segera istirahat karena esok akan ke Penebel. Jam di smart phone Valencia C6625 sudah menunjukan digit angka 00:04 menutup obrolan malam minggu di Tamblang singaraja.

Salam,

Made Artha

Tinggalkan Komentar Anda


Top