Komentar?
Komentar pada sebuah blog saat blog walking sepertinya sebuah keharusan. Lha kenapa? yach supaya kagak rugi jalan-jalan ( hehehehehe …. ) dan lagian klo kagak komen kok rasanya kagak seru aja.
Blog walking yang saya lakukan memiliki sebuah dampak yang cukup lumanyan. Saya jadi punya sebuah jaringan sosial yang terbentuk dengan alami. Saat mengunjungi sebuah blog dan meninggalkan jejak, dan beberapa saat pemilik blog pun akan mampir di blog saya ini.
Berkomentar pada sebuah postingan memerlukan juga pemikiran, dalam artian kita tidak asal komentar. Apa lagi sampai Out of Topic, bisa memalukan diri sendiri nantinya. Seperti yang saya pernah alami, saya tidak tahu musti komen apa karena pengetahuan saya tidak nyampe akan materi yang disajikan.
Lantas solusi apa yang musti saya ambil? Yach akhirnya terciptalah postingan singkat ini. Sejujurnya saya tidak memahami akan teknologi kedokteran, metode dan penerapannya dan saat saya pingin komen kok otak saya kagak memberi signal, sehingga jari jemari tangan ini menjadi hanya diam dengan posisi siaga mengetik.
Apa yang mau ditulis klo terjadi kekosongan seperti ini? mimpi indah untuk menulis komen tertunda, digantikan dengan acara r3n4n9 tenangkan diri diselingi minum the gands, tumbuhkan pikiran positif cermati materi postingan dan terciptalah sebuah postingan untuk memberikan sebuah pendapat di blog para sahabat dan semoga tidak ada yang keberatan akan metode ini.
Metode Komentar seperti ini mengubah icon cara berkomentar konvensional dengan memberi notify menggelitik menggugah emosi senantiasa berkeinginan berbagi pengetahuan












































