Keluarga Arduino

Auto Date Sunday, July 2nd, 2017

dunia software  ada sebutan Open Source yang ditujukan untuk p  erangkat lunak yang di rancang dan kemudian perangkat lunak tersebut beserta seluruh dokumentasinya didistribusikan secara luas tanpa biaya sepeserpun untuk menggunakannya, diijinkan untuk memodifikasi bahkan mengembangkannya lebih lanjut, namun para pengembang project open source memiliki etika yang sangat terpuji dimana mereka tidak perlah lupa pada pendahulunya, dalam setiap perubahan, ataupun pengembangan selalu menyertakan seluruh dokumentasi pengembangannya.

Dunia hardware ada perangkat yang sifatnya Open Source yang memiliki makna sama dengan software open source sehingga produsen lain bisa juga membuat perangkat yang sama (beda merek, beda bahan) perangkat tersebut dikenal dengan nama Arduino yang dalam bahasa italia berarti teman yang berani

Perangkat Pengendali mikro single-board Arduino merupakan sebuah project tesis dari Hernando Barragan dari institute yang berada diwilayah Ivrea, Italia pada tahun 2005 dan selanjutnya dikembangkan dikembangkan oleh Massimo Banzi dan David Cuartielles diberi nama Arduin of Ivrea. Selanjut nama Arduin diganti menjadi Arduino.

Adapun tujuan dari perangkat Arduino ini membantu para siswa dalam mendiesain, membangun perangkat interaktif yang mudah dan murah. Dalam pengembangan perangkat ini, Massimo Banzi dan David Cuartielles berusaha untuk menjadikan Arduino perangkat hardware yang:

  1. memiliki harga terjangkau
  2. dapat dijalankan diberbagai sistem operasi, Windows, Linux, Max, dan sebagainya.
  3. sederhana, dengan bahasa pemograman yang mudah bisa dipelajari orang awam, bukan untuk orang teknik saja.
  4. Open Source, hardware maupun software.

Perangkat Pengendali Arduino menggunakan pengendali dari keluarga mikrokontroler ATMega yang dirilis oleh Atmel sebagai basisnya, akan tetapi untuk pengembang lain baik secara individu ataupun perusahaan yang membuat clone arduino dengan menggunakan mikrokontroler lain dan tetap kompatibel dengan arduino pada level hardware.

Dalam perkembangannya Arduino memiki berbagai varian seperti:

a. Arduino Uno

Arduino yang di sarankan untuk pemula. Versi yang terakhir adalah Arduino Uno R3 (Revisi 3), menggunakan ATMEGA328 sebagai Microcontrollernya, memiliki 14 pin I/O digital dan 6 pin input analog. Untuk pemograman cukup menggunakan koneksi USB type A to To type B. Sama seperti yang digunakan pada USB printer.

 

 

 

b. Arduino Due

Berbeda dengan saudaranya, Arduino Due tidak menggunakan ATMEGA, melainkan dengan chip yang lebih tinggi ARM Cortex CPU. Memiliki 54 I/O pin digital dan 12 pin input analog. Untuk pemogramannya menggunakan Micro USB

 

 

c. Arduino Mega
Mirip dengan Arduino Uno, sama-sama menggunakan USB type A to B untuk pemogramannya. Tetapi Arduino Mega, menggunakan Chip yang lebih tinggi ATMEGA2560. Dan tentu saja untuk Pin I/O Digital dan pin input Analognya lebih banyak dari Uno.

 

 

d. Arduino Leonardo

Arduino saudara kembar dari Uno. Dari mulai jumlah pin I/O digital dan pin input Analognya sama. Hanya pada Leonardo menggunakan Micro USB untuk pemogramannya.

 

 

 

 

 

 

 

e. Arduino Fio

Bentuknya lebih unik, terutama untuk socketnya. Walau jumlah pin I/O digital dan input analognya sama dengan uno dan leonardo, tapi Fio memiliki Socket XBee. XBee membuat Fio dapat dipakai untuk keperluan projek yang berhubungan dengan wireless.

 

 

 

f. Arduino Lilypad

Bentuknya yang melingkar membuat Lilypad dapat dipakai untuk membuat projek unik. Seperti membuat amor iron man misalkan. Hanya versi lamanya menggunakan ATMEGA168, tapi masih cukup untuk membuat satu projek keren. Dengan 14 pin I/O digital, dan 6 pin input analognya.

 

 

 

 

 

g. Arduino Nano


Sepertinya namanya, Nano yang berukulan kecil dan sangat sederhana ini, menyimpan banyak fasilitas. Sudah dilengkapi dengan FTDI untuk pemograman lewat Micro USB. 14 Pin I/O Digital, dan 8 Pin input Analog (lebih banyak dari Uno). Dan ada yang menggunakan ATMEGA168, atau ATMEGA328.

 

 

h. Arduino Mini

Fasilitasnya sama dengan yang dimiliki Nano. Hanya tidak dilengkapi dengan Micro USB untuk pemograman. Dan ukurannya hanya 30 mm x 18 mm saja.

 

 

 

 

i. Arduino Micro

Ukurannya lebih panjang dari Nano dan Mini. Karena memang fasilitasnya lebih banyak yaitu; memiliki 20 pin I/O digital dan 12 pin input analog.

 

 

 

 

j. Arduino Ethernet

Ini arduino yang sudah dilengkapi dengan fasilitas ethernet. Membuat Arduino kamu dapat berhubungan melalui jaringan LAN pada komputer. Untuk fasilitas pada Pin I/O Digital dan Input Analognya sama dengan Uno.

 

 

 

 

k. Arduino Esplora

Rekomendasi bagi kamu yang mau membuat gadget seperti Smartphone, karena sudah dilengkapi dengan Joystick, button, dan sebagainya. Kamu hanya perlu tambahkan LCD, untuk lebih mempercantik Esplora.

 

 

 

 

l. Arduino Robot

Ini adalah paket komplit dari Arduino yang sudah berbentuk robot. Sudah dilengkapi dengan LCD, Speaker, Roda, Sensor Infrared, dan semua yang kamu butuhkan untuk robot sudah ada pada Arduino ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

Reff:
wikipedia

Tinggalkan Komentar Anda