OpenWRT Samba File Share

Auto Date Tuesday, March 1st, 2016

OpenWRT Samba File Sharing di rumah ada 1 pc dan 2 laptop yang sering digunakan namun tidak selalu digunakan secara bersama, terutama pc tidak selalu digunakan karena berat di listriknya. permasalah klasik yang sering dijumpai adalah dokumen yang harus disalin dari pc ke laptop yang hendak digunakan hal ini sangat tidak mengenakan, karena saat mau pindah musti menyalin terlebih dahulu, dampak lain terdapat versi yang berbeda di PC ataupun laptop.

Terpikir untuk membuat penyimpanan tersentral pada salah satu tempat, namun akan ada 2 perangkat yang musti aktif secara bersamaan, untuk itu pc bukanlah pilihannya namun untuk menggunakan salah satu laptop juga terasa sayang, sampai akhirnya mendapatkan solusi dari openwrt yang merupakan Linux custom yang awalnya dirancang untuk sistem operasi pada router TP Link.

Router yang selama ini memang tidak pernah dimatikan (terkecuali mati listrik) menjadi sebuah solusi bijak, kenapa demikian? karena keperluan listrik tidaklah sebesar laptop ataupun pc dan router ini selalu aktif untuk share koneksi internet, sehingga pemanfaatannya menjadi lebih optimal (setelah digunakan sebagai multimedia share dengan DLNA, sebagai server database dengan mysql, sebagai webserver serta smsgateway yang belum juga dipublish diblog ini)

Instalasi dan Setting Sambar Server pada Router

Router yang digunakan adalah ASL 26555  apakah router lain tidak bisa? jika router sudah menggunakan openwrt apapun jenisnya tidak jadi permasalahan. berikut cara yang bisa dilakukan untuk menjadikanrouter sebagai file share.

Software yang diperlukan:

  1. samba server: samba36-server atau sesuaikan dengan reposito yang digunakan
  2. luci-app-samba untuk menambahkan konfigurasi di web interface luci
  3. ntfs-3g jika menggunakan media format ntfs

Proses instalasi:

  1. opkg update
  2. opkg install samba36-server luci-app-samba ntfs-3g

Konfigurasi:

    1.  konfigurasi pada file /etc/config/samba
      lakukan konfigurasi pada sambaKonfigurasi Samba
      * Bagian a merupakan konfigurasi dasar informasiini akan ditampilkan di klien
      * Bagian b dan c merupakan konfigurasi dari media yang di share, sesuaikan konfigurasi option name, option users serta option path nya
    2. konfigurasi user dan samba user
      membuat user baru dan password untuk user samba dengan menambahkan pada /etc/passwd
      https://dl.dropboxusercontent.com/u/2258343/arthablog/postingan/etc-passwd.JPG”Membuat Samba User Isikan Password pada userbaru tersebut dengan instruksi: smbpasswd -a madeartha¬† danisikan password yang dikehendaki untuk membuat user samba
      *madeartha merupakan user yang ditambahkan pada file /etc/passwd
    3. aktifkan samba server
      /etc/init.d/samba enablejalankan samba
      /etc/init.d/samba starthentikan samba dengan
      /etc/init.d/samba stop
    4. Akses dari Windows Explorer
      akses pada windows 10 akan menampilkan jendela password, isilah dengan informasi user yang telah dibuat di samba server
      Akses samba dari windows explorer Windows 10
      Jendela password user samba
      Akses samba dari windows explorer Windows 10 menampilkan password perijinan

hingga sekarang tidak perlu lagi melakukan salin file jika hendak pindah komputer atau laptop, menyimpan dokumen menjadi tersentral pada sebuah tempat pada hdd external

 

 

Salam

 

artha web id

 

Made Artha

 

 

Tinggalkan Komentar Anda