Metode Load Balance

Auto Date Thursday, February 28th, 2013

Memiliki koneksi internet lebih dari satu merupakan alternatif saat salah satu koneksi mengalami masalah. Jika dalam perusahaan memiliki 2 atau lebih koneksi speedy misalnya, atau 1 koneksi speedy dan lainnya dari provider internet lainnya, untuk mempermudah pengertian 1 koneksi untuk bagian umum dan satu koneksi untuk bagian marketing. Karena kondisi tertentu koneksi di bagian umum menjadi drop mungkin karena pemakai yang bertambah atau karena proses akses yang overload atau ada gangguan koneksi ke provider. Sedangkan koneksi di bagian marketing  tidak mengalami gangguan sama sekali. Melihat hal tersebut tentu saja ada keinginan untuk menshare koneksi marketing ke bagian umum sehingga koneksi di bagian umum menjadi normal kembali.

Nah untuk menyatukan 2 (dua) koneksi dalam sebuah network dikenal dengan istilah Load Balance dimana Load balance merupakan sebuah metode untuk mendapatkan koneksi internet yang lebih stabil dengan membagi beban koneksi ke 2 (dua) atau lebih koneksi internet. dengan sistem kerja melakukan switch koneksi secara otomatis saat salah koneksi utama mengalami kendala, sehingga user tidak akan merasa kehilangan akses koneksi.

Manfaat lain dari metode Load Balance adalah dalam hal membagi beban kerja dari 2 (dua) atau lebih server. sebagai contoh web server yang memiliki trafik kunjungan tinggi, sehingga mengalami over load dalam menangani  request akan mengalihkan request tersebut ke server lainnya sehingga user akan tetap dapat layanan.

Load Balance bukanlah  menggandakan koneksi namun membagi beban kerja atau pun beban koneksi. Sebagai contoh koneksi memiliki besaran 512Kbps dan koneksi ke 2 (dua) sebesar 256Kbps. Nah Load Balance bukanlah akumulasi dari 512+256=768Kbps namun akan membagikan beban yang berlebih dari satu koneksi ke koneksi lainnya yang statusnya tidak dalam kondisi overload.

salam

Made Artha

nb. ganbar di comot dari http://www.indohotspot.net/ZoneWifi/frontpage/readtutorial/49

 

Tinggalkan Komentar Anda